MENGUAK RAHASIA DAN SEJARAH RAS KUCING ANGGORA

MENGUAK RAHASIA KUCING ANGGORA


Menguak Rahasia Dan Sejarah Ras Kucing Anggora Bentuk Fisik Kucing Anggora
Ras Kucing Anggora



Sebelum membahas lebih lanjut mengenai mitos yang tersebar, tak ada salahnya kita mengulik kembali profil kucing angora, sekadar untuk menyamakan definisi kita tentang apa itu kucing angora. Sebab, kesamaan definisi tersebut sangat kita butuhkan untuk menyamakan persepsi.

Bentuk Fisik
Angora adalah raskucing yang berasal dari kota Ankara, Turki. Angora berbulu panjang (longhair), halus, dan mengilap. Perawakannya sangat gagah dan elegan.
Mata angora besar dan berbentuk almond. Warna mata tersebut sangat bervariasi. Ada yang berwarna biru, hijau, kuning, dan warna tembaga. Ada pula odd-eyed yang digadang-gadang sebagai angora yang paling banyak diminati.
Telinganya tegak, besar, dan tinggi dengan posisi yang sejajar dan simetris. Ujung telinga hingga dagu atau mulut membentuk segi lima imajiner. Segi lima tersebut merupakan ciri khas yang sangat menentukan kualitas angora. Ras ini mempunyai warna yang cukup variatif, seperti warna solid, bicolour, tabby, dan lain-lain. Bahkan, ada beberapa kucing angora dari hasil kawin silang yang mempunyai pola warna cokelat, lavender, dan pointed.

MENGUAK RAHASIA DAN SEJARAH RAS KUCING ANGGORA
Ras Kucing Anggora



Langka dan Dikultuskan
Ras murni angora pernah nyaris punah. Penyebabnya, pascaperang salib, kucing ini diimpor secara masif ke Eropa untuk meningkatkan kualitas. bulu kucing persia yang memang saat itu sangat digemari. Akibat kelangkaannya, pada awal 1900- an, tidak ada satu pun kucing angora yang mengikuti kontes internasional.

Demi melindungi angora dari kepunahan, berbagai upaya pun dilakukan. Salah satunya adalah menangkar semua angora di Kebun Binatang Ankara. Di kebun binatang tersebut, semua kucing angora di-breeding secara ketat untuk melindungi kemurniannya.
Anakan yang dilahirkan pun tetap dilarang keluar dari kebun binatang, khususnya yang berbulu putih dan odd-eyed.

Cara lain yang dilakukan untuk melindungi angora dari kepunahan adalah dengan mengirim beberapa pasang kucing angora ke Amerika untuk diteliti dan di-breeding, yaitu pada 1963.

Penelitian itu menjadikan angora diakui CFA, TICA , dan FIFe (1973). Selain karena diambang kepunahan, alasan lain kucing angora dijaga ketat dan dilarang keluar Turki adalah pengistimewaan masyarakat Turki terhadap kucing tersebut. Mereka menganggap bahwa angora adalah hewan yang sakral. Saking sakralnya, sebagian masyarakat Turki percaya bahwa pendiri negara Turki modern, Attaturk, yang sangat mereka hormati, berinkarnasi menjadi turkishangora berbulu putih dan oddeyed (warna biru dan tembaga).

No comments