Larangan Menyiksa Kucing dan Hewan Lainnya Menurut Islam.

Larangan Menyiksa Kucing dan Hewan Menurut Islam.

Islam Melarang Kita Menyiksa Hewan Kucing
Lindungi Hewan Disekitar Anda


Kita sebagai manusia memang sering merasa terganggu dan sangat jengkel kepada hewan didunia ini, ketika kita sedang enak makan datang kucing yang merengek memberikan isyarat minta sebagian makan dari kita. tapi parahnya masih banyak manusia yang dengan teganya menendang hewan tersebut, Islam sudah sangat jelas melarang melakukan penyiksaan terhadap hewan.

Berikut adalah informasi dimana Agama Islam melarang umatnya menyakiti hewan terutama hewan kucing kesayangan Nabi Muhammad SAW, antara lain:

HR Bukhori
Jangan mengurung binatang hingga mati.“Rasulullah SAW melarang mengurung (burung) hingga binatang itu mati.“ (HR. Bukhori, Muslim). “Seorang wanita akan disiksa, karena kucingnya dikurung sehingga mati, lalu dimasukkan orang itu kelak ke dalam neraka, karena kucing itu tidak diberikan makan maupun minum, dan tidak dibiarkannya memakan serangga”.

HR Bukhori
Jangan membunuh binatang untuk kesenangan .“Dosa-dosa yang paling besar yaitu: 1. Menyekutukan Allah dengan sesuatu. 2. Membunuh yang bernyawa , kecuali yang dibenarkan menurut hukum Islam”.

Baca Juga Artikel : 15 Pahala Untuk Orang Yang Memelihara Hewan Terutama Kucing

QS 005: 002
Jangan mengganggu binatang. “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu melanggar syi’ar-syiar Allah, dan jangan melanggar kehormatan bulan-bulan haram, jangan (mengganggu) binatang- binatang dan juga binatang-binatang untuk qurban”


QS, 006:038
“Datangnya agama membawa rahmat bagi seluruh alam, termasuk di dalamnya binatang. Agama Islam melarang kita memperlakukan binatang seenaknya, karena “Semua binatang adalah umat seperti kita”.

Shahih, HR al-Baihaqi
Diriwayatkan dari Abdullah bin Abbas r.a, ia berkata, Rasulullah saw. pernah melintas pada seseorang yang sedang meletakkan kakinya di atas badan hewan yang mau disembelih sementara ia sedang mengasah pisaunya dan hewan itu sendiri melihat apa yang dilakukan laki-laki itu. Lalu beliau bersabda, “Mengapa engkau tidak asah pisaumu sebelumnya. Apakah kamu hendak mematikannya dua kali?”.

Baca Juga Artikel : Manfaat Memelihara Kucing Menurut Islam

Abu Dawud, hadits shahih
Dan ketika beliau melewati sarang semut yang telah dibakar, beliau bersabda, “Sesungguhnya tidak ada yang berhak menyiksa dengan api selain Rabb (Tuhan) pemilik api.”.

Semoga setelah membaca artikel ini, kita bisa lebih menghargai lagi terhadap hewan disekitar kita .


No comments